Camat Entikong Tinjau Kesiapan Energi Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Wilayah Kecamatan Entikong

Entikong, Senin 22 Desember 2025

Camat Entikong Yulius Eka Suhendra Bersama Tim Internal Kecamatan (KASI Ekbang beserta Staff, KASI Trantibum Beserta Staff, dan sie doc. saudara bian) melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum  (SPBU) dan Pangkalan Gas 3 kilo di Santo Entikong,  Kunjungan ini bertujuan memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liqufied Petroleum Gas (LPG) masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) Tersedia aman. 

“Dalam rangka menyambut libur Natal dan tahun baru 2026, kami melakukan pengecekan di lapangan untuk mengetahui bagaimana ketersediaan energi kita, ketersediaan energi itu harus kita pastikan untuk menjaga tingkat konsumsi yang ada di masyarakat. Kita ingin memastikan ketersediaan BBM dan LPG untuk masyarakat tersedia aman,” ujar Bpk Yulius Eka Suhendra, Senin (22/12).

Kepada Penyalur Gas di Pangkalan Camat Entikong Berpesan agar Penyaluran LPG 3 kg harus tepat sasaran karena merupakan barang subsidi untuk masyarakat miskin, usaha mikro, nelayan, dan petani, bukan untuk kalangan mampu atau usaha besar seperti hotel dan rumah makan

Camat Entikong menegaskan, pemeriksaan lapangan tersebut dimaksudkan untuk memberi kepastian kepada masyarakat agar dapat berlibur dan merayakan Natal dengan tenang. Secara keseluruhan, ketersediaan BBM dan LPG dinilai mencukupi dan aman selama natal dan tahun baru.

nw ‘SS’

GIAT SOSIALISASI ANTI KORUPSI di KANTOR BEA CUKAI ENTIKONG

Entikong, 15 Desember 2025

Plt. Sekcam Entikong Agustinus Agus Menghadiri Giat sosialisasi anti korupsi yang dilaksanakan di Kantor Bea Cukai Entikong dalam rangka memperingati Hari Anti korupsi sedunia

Dalam acara ini turut dihadiri unsur-unsur  instansi vertikal dari kecamatan Entikong

Sosialisasi ini di maksudkan sebagai upaya edukasi dan peningkatan kesadaran untuk mencegah tindak pidana korupsi dengan memahami definisi, modus, jenis, serta sanksinya, terutama bagi aparatur pemerintah dan publik, melalui kegiatan seperti seminar, webinar, dan pelatihan yang menekankan integritas, penolakan gratifikasi, dan pelaporan lewat sistem seperti  WISE dan UPG. Tujuannya menciptakan pemerintahan bersih, transparan, dan akuntabel dengan melibatkan pemuda dan seluruh elemen masyarakat. 

nw ‘ss


 

Upacara HUT PGRI Kecamatan Entikong di SMKN 1 Entikong

Entikong, Kamis 20 November 2025

Camat Entikong Yulius Eka Suhendra, S.Sos. menjadi Pembina upacara Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Wilayah Kecamatan Entikong, yang dilaksanakan pada hari Kamis 20 November 2025 bertempat di SMK Negeri 1 Entikong, Upacara ini dihadiri seluruh guru yang ad di Kecamatan Entikong, dalam sambutanya resminya camat entikong mengatakan bahwa Guru bukan hanya menyampaikan pelajaran di papan tulis, tetapi menjadi cahaya yang menuntun arah ketika kita bingung, ragu, atau hampir menyerah. Mereka adalah pilar yang menegakkan pendidikan sekaligus penopang karakter bangsa.

nw “SS”

Monitoring Terpadu Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional Entikong dan tempat strategis lainya

Kecamatan Entikong,

Dalam rangka pengawasan  dan pemantauan harga dan ketersediaan barang-barang kebutuhan pokok atau barang tertentu di pasar dan tempat strategis lainya, Pemerintah Kecamatan Entikong  bersama instansi terkait melaksanakan kegiatan Monitoring Terpadu Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Entikong, Rabu (08/10/2025).

Kegiatan ini dipimpin oleh Camat Entikong Yulius Eka Suhendra, S.Sos di dampingi Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), Sdri. Hamdiah Susanti, S.Pd, bersama staf kecamatan. Turut serta dalam kegiatan ini Kacabjari Entikong Ibu Dian Novita, polsek Entikong yang diwakili oleh  Panit Reskrim Sektor Entikong Ipda Juliasan Syahputra,  Kepala Puskesmas Entikong Bp. Gatot Setiarno, Danramil Entikong Kapten Warsidi, Balai Penyuluh Pertanian Ibu Edita Nila Kurnia dan perwakilan dari pemerintahan desa Entikong
 
Monitoring dilakukan di beberapa lokasi strategis, antara lain di Pasar tradisional Entikong, Toko yang berdekatan dengan pasar, pangkalan gas LPG 3 Kg milik Sdra. Nasa , Alfamart, dan Minimarket Hasil Alam. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga, mencegah kelangkaan, memastikan ketersediaan pasokan, dan melindungi masyarakat dari kenaikan harga yang tidak wajar serta memastikan tidak adanya praktik penimbunan barang oleh pedagang.
 
Dari hasil pemantauan, stok gas LPG 3 Kg terpantau mencukupi dan tidak terjadi kelangkaan. Begitu pula dengan ketersediaan sembako, yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,
Meski terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas, kenaikan tersebut masih dalam batas kewajaran dan tidak bersifat signifikan
nw ‘ss

AYO REKAM E-KTP SEKARANG

Selamat Siang Masyarakat Kecamatan Entikong 👋🏻✨

❓Tahukah Anda❓
Sejak tanggal 27 Maret 2025, Perekaman E-KTP tidak bisa lagi dilakukan di Kantor Kecamatan Entikong❗
Hal ini berdasarkan surat Keputusan Ditjen Dukcapil Nomor : 400.8.3/3152/Dukcapil tanggal 27 Februari 2025, dan diturunkan melalui Surat Bupati Sanggau Nomor : 470/27/DUKCAPIL-D tanggal 24 Maret 2025

Maka Dari itu, perekaman E-KTP akan langsung dilaksanakan di tingkat Kabupaten Sanggau.
Poster ini diharapkan dapat menghimbau kembali kepada masyarakat bahwa sangat penting untuk melakukan perekaman E-KTP, karena E-KTP sangat bermanfaat untuk berbagai kepentingan kita sehari-hari ✨👍🏻

AYO REKAM E-KTP SEKARANG ❗❗
PERMUDAH URUSAN ANDA KEMUDIAN ✨🔥

 

PENANDATANGANAN 5 AKTA NOTARIS KOPERASI DESA MERAH PUTIH SE-KECAMATAN ENTIKONG 2025

Entikong, Kamis 19 juli 2025

Camat Entikong, Bp Yulius Eka Suhendra Membuka secara langsung kegiatan penandatanganan Akta Notaris Koperasi Desa Merah Putih Se-Kecamatan Entikong yang bertempat di Balai Ngudungk Kecamatan Entikong

Acara ini dihadiri juga oleh Kapolsek Entikong, Danramil 21 Entikong, Pejabat Notaris beserta Timnya, perwakilan dari dinas Perindagkop Kepala desa se-Kecamatan Entikong, Pedamping desa dan para pengurus koperasi desa se-Kecamatan Entikong

Akta Notaris yang ditandatangani pada kesempatan ini adalah milik

  1. Koperasi Desa Merah Putih Nekan,
  2. Koperasi Desa Merah Putih Semanget
  3. Koperasi Desa Merah Putih Entikong
  4. Koperasi Desa Merah Putih Pala Pasang
  5. Koperasi Desa Merah Putih Suruh Tembawang

Dalam sambutannya Camat Entikong menegaskan bahwa Akta Notaris adalah dokumen penting yang memberikan pengakuan hukum, legalitas, dan kepastian hukum pada Koperasi Desa Merah Putih, sehingga koperasi dapat beroperasi secara sah dan terstruktur, serta memperoleh dukungan pemerintah dan pihak terkait lainnya

tw “ss”

 

Kecamatan Entikong Peduli Kebersihan Lingkungan

Entikong, Jum’at 13 Juni 2025

Camat Entikong Bp. Yulius Eka Suhendra S.Sos. melakukan kegiatan KURVE JALAN / Kegiatan membersihkan lingkungan secara massal sebagai bagian dari komitmen dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar. Kegiatan ini melibatkan seluruh Pegawai Kantor Camat, termasuk para KASI dan staff, yang bekerja bersama-sama untuk membersihkan area-area di sekitar Kanan kiri Bahu Jalan Poros Jl. Lintas Malindo yang dimulai dari Bundaran Patoka dan berakhir di Simpang Sontas, sehari sebelumnya melalui Plt Sekcam Agustinus Agus, SP. menghimbau ke Desa Entikong dan Semangit untuk melakukan Kegiatan serupa dan melalui pantauan mereka juga sama-sama melakukan kegiatan bersih-bersih bahu jalan

Selain untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, aksi kebersihan massal ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari disiplin dan tanggung jawab mereka. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung program pemerintah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Aksi gotong-royong ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek berupa kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi contoh positif bagi masyarakat sekitar untuk ikut menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat tinggal mereka.

News writer “ss”

Pemerintah Kecamatan Entikong Dorong Pengembangan Jagung Setiap Desa

Pemerintah Kecamatan Entikong Dorong Pengembangan Jagung Setiap Desa

Camat Entikong, Yulius Eka Suhendra saat penanaman jagung bersama Polsek Entikong. Foto: RRI/Rangga.
Camat Entikong, Yulius Eka Suhendra saat penanaman jagung bersama Polsek Entikong. Foto: RRI/Rangga.

KBRN, Entikong: Camat Entikong, Yulius Eka Suhendra menyatakan siap mendukung kelanjutan pengembangan jagung untuk mendukung program ketahanan pangan. Kegaiatan penanaman jagung yang telah dilakukan sebelumnya pada tingkat desa bersama gugus tugas Polri, akan dilanjutkan dengan pengembangan lahan tanam demplot masing-masing desa.

 

“Tugas kita adalah mendorong partisipasi masyarakat melalui masing-masing pemerintah Desa, dalam pelaksanaan program penanaman jagung untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” ungkap Yulius Eka Suhendra, Camat Entikong, Rabu (28/5/2025).

 

Dijelaskan, konsep ini sudah disampaikan Bupati Sanggau, terkait penguatan ketahanan pangan daerah, melalui penanaman jagung. Untuk itu, masing-masing didesa diminta untuk menyiapkan kegiatan pemberdayaan tanaman pangan tanam jagung seperti yang tengah gencar dilakukan jajaran Kepolisian sekarang ini.

 

“Polisi sekarang gencar menanam jagung, ini harus kita dukung dan ikuti dalam program ketahanan pangan,” ujarnya.

 

Disampaikan Eka, Pemerintah Desa diminta menyiapkan lahan untuk digarap untuk pengembangan tanaman jagung. Produksi jagung ini terintegrasi dengan penguatan program pangan lainnya, seperti peternakan dan perikanan termasuk pemberdayaan tanaman perkarangan.

 

“Tenaga teknis dari pertanian bisa menjadi pembimbing aktif untuk program ketahanan pangan ini, sehingga dapat menghasilkan dan mampu memberikan kontribusi pada ketahanan pangan,” tegasnya.

 

 

 

“DARI MANAPUN – SUKU APAPUN – AGAMA APAPUN
JADILAH WARGA YANG BAIK DAN BERTANGGUNG JAWAB”

Apel Bersama Memperingati Harlah Pancasila 2025

Dalam Rangka Memperingati Hari Lahir Pancasila 2025 Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya

foto bersama harlah pancasila2025

Hari ini, tanggal 1 Juni 2025, kita kembali memperingati momentum yang sangat penting dalam sejarah bangsa Indonesia: Hari Lahir Pancasila.

Hari ketika kita tidak hanya mengenang rumusan dasar negara, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945.

Ia adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Dalam semangat memperkokoh ideologi Pancasila, izinkan saya mengajak kita semua merenungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Ia mempersatukan lebih dari 270 (dua ratus tujuh puluh) juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya dan bahasa yang berbeda.

Dalam Pancasila, kita belajar bahwa kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu. Dari sila pertama hingga sila kelima, terkandung prinsip-prinsip yang menuntun kita membangun bangsa dengan semangat gotong-royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Dalam konteks pembangunan nasional saat ini, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045.

Salah satu yang paling fundamental dalam Asta Cita tersebut adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia.

Mengapa ini menjadi prioritas? Karena kita menyadari bahwa kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah.

Kemajuan ekonomi tanpa pondasi nilainilai Pancasila bisa melahirkan ketimpangan. Kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral Pancasila bisa menjerumuskan bangsa pada dehumanisasi.

Memperkokoh ideologi Pancasila berarti menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa harus selalu berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial.

Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, tantangan terhadap Pancasila pun semakin nyata.

Kita menyaksikan penyebaran paham-paham ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga disinformasi yang mengancam kohesi sosial kita.

Oleh karena itu, melalui Asta Cita, kita dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam segala dimensi kehidupan: dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang-ruang digital.

Pertama, dalam dunia pendidikan, kita perlu menanamkan Pancasila sejak dini, bukan sekadar dalam pelajaran formal, tetapi dalam praktik keseharian.

Sekolah dan universitas harus menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas secara intelektual, tangguh secara karakter dan kuat dalam integritas moral.

Kedua, di lingkungan pemerintahan dan birokrasi, nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam bentuk pelayanan publik yang berkeadilan, transparan dan berpihak pada rakyat.

Setiap kebijakan dan program harus mencerminkan semangat kemanusiaan dan keadilan sosial, bukan kepentingan kelompok
atau golongan.

Ketiga, dalam bidang ekonomi, kita perlu memastikan bahwa pembangunan tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang, tetapi menjadi berkah bagi seluruh rakyat Indonesia.

Keadilan sosial, sebagaimana termaktub dalam sila kelima, harus menjadi orientasi utama. Usaha mikro, kecil dan menengah
(UMKM), ekonomi kerakyatan dan koperasi harus terus diberdayakan agar tidak ada warga yang tertinggal dalam kemajuan bangsa.

Keempat, dalam ruang digital, kita harus membangun kesadaran kolektif bahwa dunia maya bukan ruang bebas nilai.

Etika, toleransi dan saling menghargai tetap harus ditegakkan. Pancasila harus menjadi panduan dalam berinteraksi di media sosial maupun platform digital lainnya. Mari kita perangi hoaks, ujaran kebencian dan provokasi, dengan literasi digital dan semangat gotong-royong

“Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, mari kita tingkatkan kesadaran dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan menjadikan pancasila sebagai pedoman dalam melayani masyarakat.”

“DARI MANAPUN – SUKU APAPUN – AGAMA APAPUN
JADILAH WARGA YANG BAIK DAN BERTANGGUNG JAWAB”

 

 

Hubungi Kami ?